Tips Sukses Dengan Menggunakan Software Akuntansi

Tips Sukses Dengan Menggunakan Software Akuntansi

tips-sukses

Menerapkan software accounting di perusahaan memang tidak mudah. Beberapa penyebab mengapa bisa terjadi kegagalan setiap kali menerapkan software akuntansi. Antara lain :

  1. Karyawan sudah memiliki kebiasaan bekerja, pola lama khususnya bekerja secara manual. Kalaupun sudah pakai software, cenderung perlu belajar beberapa saat untuk penerapan software baru. Untuk kesulitan terakhir pada umumnya mudah diatasi, sedangkan untuk yang pola lama memang membutuhkan waktu.
  2. Pimpinan perusahaan tidak komitmen terhadap perubahan sehingga kalau ada karyawan yang keberatan memakai software, pimpinan (pemilik usaha) mengiyakan yang dilatar belakangi ketakutan kehilangan karyawan yang menurutnya sangat dipercaya, bisa mewakili pimpinan jika pimpinan tidak ada, atau masalah senioritas.
  3. Masalah lainnya yang sangat krusial adalah jika yang poin pertama dan kedua tidak ada masalah, tetapi perusahaan belum memiliki system management yang baku. Dimana fungsi-fungsi pada jabatan tumpang tindih, sehingga sangat beresiko menimbulkan atau mengundang kecurangan-kecurangan yang dilakukan oleh karyawan. Carut marut seperti ini menyebabkan kegagalan dalam mengaplikasikan software, dimana penggunaan software sangat membutuhkan fungsi-fungsi yang jelas dan terspesialisasi. Software akuntansi pada umumnya didesain untuk fungsi-fungsi yang terspesialisasi, sehingga karyawan bisa saling mengontrol pekerjaan satu sama lainnya.

Untuk mengatasi hambatan yang ketiga, dibawah ini terdapat langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum software akuntansi diaplikasikan. Langkah-langkah tersebut antara lain :

1.Susun struktur organisasi

Menyusun struktur organisasi selain untuk efisiensi Sumber daya manusia di perusahaan, juga untuk mengetahui fungsi-fungsi yang sebenarnya ada di dalam organisasi.  Jangan sampai terlalu banyak orang pada fungsi yang sama, sehingga aplikasi software nantinya benar-benar membantu keefektipan pekerjaan karyawan. Selain itu kalau software akuntansi yang dibeli itu berdasarkan licensi, maka struktur organisasi yang dibuat dapat membantu bagian mana yang membutuhkan licensi. Kerena percuma memberikan licensi dikomputer karyawan, tapi karyawan tidak berkepentingan terhadap penggunaan software. Nah, ini banyak terjadi kekeliruan sehingga perusahaan buang-buang budget karena tidak menetapkan terlebih dahulu siapa penginput data, yang melakukan otorisasi dan yang hanya sekedar membaca laporan.

2. Susun Job description

Menyusun Job description adalah salah satu cara menspesialisasi pekerjaan agar tiap karyawan tidak bekerja tumpang tindih (over lapping) sehingga memudahkan trainer sofware accounting untuk mengatur hak akses ke software, karena tidak semua bagian software boleh dibuka oleh karyawan yang tidak berkepentingan.

3. Susun SOP (Standard operasional prosedur)

Susun standard operasional prosedur supaya kinerja karyawan memiliki alur yang sudah sangat standard, sehingga aplikasi software dapat terlaksana dengan baik. SOP ( Standard operasional procedure) memang tidak bisa dibuat dalam waktu singkat, dan sering membutuhkan pihak ketiga (konsultan) yang bisa mengamati (helikopter view) semua proses bisnis penting dalam organisasi perusahaan. Minimal SOP dibuat secara garis besar, yaitu flow-flow inti dari proses bisnis. Lalu menarik dari job description sebagai acuan dalam pembuatan SOP.  SOP sederhana bisa dibuat sesuai versi masing-masing agar aplikasi software mengikuti jalur yang sudah ditentukan.

4. Identifikasi hak akses

Lakukan indentifikasi terhadap job description utama yang berhubungan dengan input data, editing, otorisasi dan hanya pembaca laporan. Setelah itu pilah-pilah setiap aktivitas kunci tersebut untuk digunakan sebagai petunjuk “training software” yang berkaitan dengan aktivitas kunci tersebut. Pada umumnya jika sudah ditentukan masing-masing hak akses, maka setelah aplikasi software accounting selain perusahaan aman di data dan resiko pengubahan, kerugian-kerugian yang terjadi selama ini bisa diminalisir.

5. Preparing data sebelum software akuntansi diinstal di komputer

Persiapan-persiapan lainnya setelah poin 1 sampai 4 adalah persiapan untuk menginput atau copi paste data yang dimiliki oleh perusahaan saat ini, seperti data customer, data supplier, data hutang dagang, data piutang penjualan, data aktiva, modal yang disetor, data inventory (biasanya dilakukan ketika cut off) serta lainnya yang dibutuhkan adalah agar aplikasi software menjadi mudah. Data-data tersebut di input di format excel dan kemudian diimport ke software yang sudah diinstal. Melalui cara seperti ini, karyawan tidak dibuat susah ketika langsung lakukan input satu persatu di software yang tentu saja masih kurang lancar dimasa training. Hal seperti inilah yang sering merupakan penyebab kenapa aplikasi software gagal di perusahaan.

6. Instal program di komputer

Kalau langkah-langkah di atas sudah usai maka trainer software accounting sudah memiliki jalan yang lapang untuk lakukan instal software.  Kalau software sudah diinstal paling tidak karyawan mau tidak mau harus siap untuk segera menggunakan software yang sudah dibeli oleh perusahaan dalam rangka mengefektifkan pekerjaan, meminimalkan resiko kehilangan, serta dalam rangka menaikan profit.

7. Lakukan training berdasarkan job des dan hak ases

Training akan segera dilakukan secara fokus pada masing-masing job des karyawan  baik yang hanya bagian input, otorisasi maupun yang membaca laporan. Kalau sudah diatur mulai langkah 1 sampai dengan 5 maka dijamin proses training pasti akan berlangsung dengan baik dan aplikasi software akan dijamin bisa terlaksana dengan baik.

8. Lakukan evaluasi input data dari laporan

Untuk mengecek training sudah disampaikan dengan baik, maka pihak trainer software dan konsultan (jika ada) dapat memastikan apakan proses input data sudah benar, sesuai dengan akun-akun yang sudah dibuat. Evaluasi ini bisa dilihat dari laporan rugi laba maupun neraca serta laporan lainnya yang ingin dicocokan.

Langkah-langkah tersebut diatas apabila dilakukan dengan baik maka perusahaan akan berhasil dalam mengaplikasikan software akuntansi-nya.

minggu-3-mailchimp

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai  EASY Accounting Software yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo  EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 29666758-59 / 021 70404100
Fax : 021 29666757
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

 

cara install easy accounting

Berikut adalah Cara Install Program – Software Akuntansi EAS :

PERHATIAN !

1. Matikan antivirus komputer anda sebelum melakukan penginstalan.

2. Disarankan Menggunakan perusahaan contoh (sample) jika ingin mencoba fitur yang ada di easy accounting atau meminta bantuan support kami untuk pembuatan database baru.


Jalankan File Installer yang anda miliki ( terdapat dalam CD ) atau anda dapat men-download di halaman Download.

1Double Klik pada installer easy accounting yang sudah anda download.

2Klik Next.

3

Kemudian centang I accept the term of the lisence agreement kemudian klik Next.

4

Klik Next.

5

Centang complete kemudian Next.

6

Pilih lokasi penginstallan Easy kemudian klik Next.

7

Lalu pilih anyone who uses this computer kemudian klik Next.

8

Klik Next.

9

Tunggu Proses penginstallan sampai selesai.

10

Klik Finish

Setelah Proses Install Selesai Klik Finish, Maka Secara Otomatis EAS akan terbuka.

Mudah bukan untuk meng-Instal Software Easy Accounting System.

Software Akuntansi EASY : Tutorial membuat Salesman

Tutorial membuat Salesman

Software akuntansi EASY3 Accounting menggunakan engine database yang mampu menampung banyak data. Software akuntansi EASY3 Accounting juga dapat digunakan secara online, sehingga database dapat diakses di mana saja selama sisi client dan server terhubung internet. EASY3 Accounting juga dilengkapi dengan laporan dan template yang dinamis, sehingga dapat di ubah sesuai dengan keinginan.

EAS 3 Accounting juga mampu menampung jumlah stok yang cukup banyak mencapai 800.000 item Stok dan untuk ukuran database tergantung dari kemampuan PC anda. EAS 3 juga selalu memberikan Inovasi – Inovasi untuk mempermudah dalam melakukan Transaksi Bisnis anda.


Dalam Software Akuntansi EASY3, Saya akan memberikan tips cara penginputan Salesman  :

  • Klik Daftar
  • Pilih Master data
  • Lalu Klik Penjual

———————————–

  • Klik Baru
  • Lalu isi keterangan si Salesmannya sesuai Nama, Alamat, dan No. Telp dll
  • Klik Simpan dan Keluar

Dengan Software Akuntansi EASY pekerjaan Seorang Accounting akan sangat terbantu dan Owner pun akan merasa senang karena dapat melihat Laporan Keuangannya Kapan saja.

Easy Accounting System Cocok untuk perusahaan lain :

  • Perusahaan Konveksi
  • Perusahaan Online Shop
  • Perusahaan Dagang
  • Perusahaan Jasa
  • Perusahaan Logistik
  • Perusahaan Retail
  • Bengkel
  • Rumah Sakit
  • Perkebunan
  • Perikanan
  • Perternakan
  • Pabrik (Manufaktur)
  • Dan Perusahaan Lainnya

Berikut merupakn beberapa Fitur Software Akuntansi Easy Accounting System yang tidak dimiliki oleh Software Akuntansi Lain :

  • System Database Menggunakan Delphi EX 4 (Interbase 2013)
  • Mampu berkerja di Multi Core Komputer
  • Pada saat Mati lampu atau jaringan putus secara tiba-tiba Database Tidak Rusak
  • System Online Lebih Cepat
  • Database sebesar Ratusan MB tidak Berat
  • Mampu Import Jurnal Umum, Sales Invoice, Sales Order & Work Order dari Excel ke dalam Easy Accounting System
  • System EABT (Exclusive Access for Branch Transaction)
  • Support EAS Mobile
  • Support E-Faktur (Peraturan Pajak per 1 Juni 2015)

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Nicko

SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Memblock transaksi sesuai periode sebelum periode

Memblock  transaksi  sesuai  periode sebelum  periode


 

Saya kali ini akan menampilkan bagaimana cara untuk memblock transaksi yang sebelum periodenya, sehingga tidak bisa diedit . Fungsi utama dari fitur ini ialah untuk menghindari transaksi yang sudah ada diperiode sebelumnya tidak bisa diubah dan tidak bisa diinput baru pada periode yang ditentukan.

Ini adalah langkah untuk mengaktifkan fitur tersebut :

  • Klik Tab Menu yang ada disebelah pojok kiri atas , lalu pilih Informasi Perusahaan.
  • Pilih tab Umum Kemudian isi periode yang kita inginkan di kolom Error Jika Sebelum
  • Simpan dan Keluar.

Dan hasilnya akan mucul notif seperti ini

MENGAKTIFKAN HARGA PEMBELIAN PER VENDOR

MENGAKTIFKAN HARGA PEMBELIAN PER VENDOR


Ini adalah sebuah fitur yang berfungsi untuk memunculkan harga pembelian di dalam transaksi agar saat kita input transaksi atau pembelian barang ,dengan memanggil  vendor yang telah disetting di barang akan muncul harga pembelian otomatis sesuai vendornya.

Adapun langkah – langkahnya adalah sebagai berikut :

Setting di barang yang ingin diatur harga pembeliannya di modul Persediaan, lalu

Pilih Barang ,Double klik barang yang ingin disetting harga pe mbeliannya / pilih button Ubah Pilih Tab HARGAPEMBELIAN.

 

  • Input Vendor/ Supplier  dan harga pembeliannya  di barang tersebut.
  • Save and Close / Simpan dan Keluar.
  • Ini  adalah hasil dari settingan harga beli per supplier , saat di barang tadi saya input supplier Sentosa Abadi dengan harga pembelian 2.000.000, dan  saat saya buat transaksi pembelian ketika saya pakai supplier Sentosa Abadi dan barang Panasonic ½ PK PCS muncul otomatis harganya 2.000.000

Cara sinkronisasi EASY Mobile Gen1 dengan server


Tutorial Sinkronisasi EASY Mobile G1


Langkah pertama adalah menyambungkan EAS Mobile dengan komputer server.
1. Proses penambahan PORT pada modem internet anda
pertama – tama anda harus mengetahui ip internet di komputer anda, dengan cara :
klik START ketikcmd” di kolom search seperti pada gambar di bawah ini.

 

kemudian apabila commant promt (cmd) sudah terbuka ketik kan “ipconfig” tanpa tanda kutip  kemudian tekan ENTER, Dan akan muncul gambar seperti di bawah ini.

 

Catat IP internet yang di dalam kotak merah. IP anda adalah :  192.168.2.109. Kemudian daftarkan port baru di modem (contoh: TP-LINK) internet anda, dengan memasukan kode service port 3010 dan masukan 3 angka terakhir IP Address anda 109  kemudian centang kotak enable seperti gambar di bawah ini.

 

2. Proses aktifasi Fitur EAS Mobile Service.

kemudian pada buka software EASY 3 Accounting di komputer anda, pada menu ALAT BANTU – pilih EAS Mobile.

 

Keterangan:

– Masukan IP Address yang anda catat pada no.1

– Masukan port yang baru di daftarkan tadi yaitu 3010 pada no.2

– Pilih tombol aktifkan EAS Mobile service pada no.3

 


3. Proses setting IP dan PORT di perangkat android.

Langkah berikutnya open link www.whatmyip.co.id kemudian catat Ip yang tercantum dalam kotak merah pada gambar di bawah ini.

 

Selanjutnya open EAS Mobile yang sudah ter-install di perangkat android anda

– Pada menu utama klik SYNC.

– Masukan IP Address yang anda catat dari website www.whatismyip.com.

– Kemudian masukan juga Port yang sudah anda daftarkan pada modem anda yaitu 3010.

– Kemudian klik Connect.

– Tunggu sampai proses sincronisasi selesai.

 


4. Proses pengaturan perpindahan data ke android

Berikutnya pada layar komputer anda akan ada konfirmasi android anda sudah terkoneksi bertulisan READY pada tanda no.1yang berarti anda sudah dapat mengambil data dari pc server ke android anda.

 

Kemudian klik sinkroniasasi desktop mobile dan akan muncul gambar seperti di bawah ini.

 

Selanjutnya

– Centang pilih semua pada tanda no.1 (mengirim semua pelanggan ke android)

– Centang pilih semua pada tanda no.2 ( mengirim semua informasi tentang stok barang anda)

– Pilih perangkat pada tanda no.3 ( pilih perangkat android via IP)

– Klik Sinkronisasi pada tanda no .4 (proses pemindahan informasi ke android)

 


5. Proses pengiriman data

Tunggu proses pemindahan data akan seperti pada gambar di bawah ini.

    
Setelah selesai dan itu berarti proses pemindahan data dari PC server anda ke perangkat android sudah selesai.

Cara Input permintaan penjualan dan menambah customer baru di Easy Mobile Android

Easy Mobile Android
Apabila proses SYNC EAS mobile anda selesai, disini akan di ajarkan bangaimana cara pengimputan SO atau permintaan penjualan. Sebelum anda melakukan pengimputan SO anda terlebih dahulu harus menginput customer baru apabila di list customer anda belum terdaftar nama customer tersebut.

  • Berikut cara – cara mengimput customer baru di EAS Mobile:

 

  1. Buka EAS Mobile G1 anda
  2. Kemudian pada menu pojok kiri atas klik add customer (tambah pelanggan).
  3. Kemudian isikan informasi mengenai customer baru anda.
  4. setelah selesai klik centang yang ada di pojok kanan atas.
  • Berikut cara – cara membuat pesanan penjualan (Sales Order)

Setelah selesai menambah pelanggan baru, saatnya membuat pesanan anda (Sales Order) dengan langkah -langkah sebagai berikut:

 

 

  1. Buka EAS Mobile G1 anda.
  2. Pada menu atas kiri klik add order (Tambah pesanan).
  3. Masukan kolom – kolom dengan informasi pesanan anda.
  4. Item stok dan nama customer harus terdaftar di Android anda untuk dapat membuat permintaan penjualan (SO)
  5. Setelah selsai klik centang yang ada di pojok kanan atas.

Setelah selesai membuat permintaan penjualan baru atau SO saat nya data tadi di Export atau dikirim ke bagian pemasaran di kantor anda untuk di proses lebih lanjut. Berikut langkah langkah nya:

 

 

  1. Buka EAS Mobile G1 anda.
  2. Pada menu atas kiri klik Export Data.
  3. Anda akan melihat list permintaan penjualan (S0) yang sudah anda buat tadi, tanggal, nomor order dan nama pembeli akan tertera.
  4. beri tanda centang pada list order yang ingin anda kirim untuk di proses.
  5. kemudian klik tanda mail box pojok kanan atas.
  6. Berikutnya isi nama email dan informasi lainya pada kolom yang tersedia.
  7. kemudian klik send, anda akan di alihkan ke akun email anda, pilih email anda.
  8. Masukan akun email yang ingin anda kirimkan data pesanan penjualan.
  9. klik send selesai.

Cukup mudah dan praktis bukan. Untuk Fitur EAS Mobile ini akan trus di lakukan Update dan pembaharuan.

EAS mobile juga akan sinkronisasi dengan software akuntansi EASY3. Jadi antara EAS mobile dengan software akuntansi EASY3 akan ada terkaitan, dan dibutuhkan admin untuk memaprove SO dari EAS mobile tersebut ke Software akuntansi EASY3

New Feature EABT (Exclusive Access for Branch Transaction)

EABT (Exclusive Access for Branch Transaction)

EABT adalah fitur yang berfungsi sebagai pembatasan transaksi antar cabang yang dilakukan oleh pengguna dalam suatu sistem. Hal itu berarti pengguna satu dengan lainnya yang berbeda cabang, tidak akan bisa melakukan aktifitas atau dibatasi hak aksesnya terhadap transaksi yang dibuat masing-masing pengguna dan sebaliknya, jika pengguna satu dengan yang lainnya sama cabang, bisa melakukan aktifitas atau tidak dibatasi hak aksesnya terhadap transaksi yang dibuat masing-masing pengguna.

 

 


 

7 tipe pengguna yang dapat digunakan pada fitur EABT adalah sebagai berikut :

 

  • Administrator

Dapat mengakses aktifitas lihat pada daftar, edit dan hapus semua transaksi yang dibuat setiap User, Supervisor dan Administrator di semua cabang.

  • Supervisor dengan cabang

Dapat mengakses aktifitas lihat pada daftar, edit dan hapus semua transaksi yang dibuat setiap User dan Supervisor di cabang yang sama.

  • Supervisor tanpa cabang

Dapat mengakses aktifitas lihat pada daftar, edit dan hapus semua transaksi yang dibuat setiap User, Supervisor dan Administrator tanpa cabang.

  • User dengan cabang dan izin akses cabang

dapat mengakses aktifitas lihat pada daftar, edit dan hapus semua transaksi yang dibuat setiap User dan Supervisor di cabang yang sama.

  • User tanpa cabang dan izin akses cabang

Dapat mengakses aktifitas lihat pada daftar, edit dan hapus semua transaksi yang dibuat setiap User, Supervisor dan Administrator tanpa cabang.

  • User dengan cabang dan tanpa izin akses cabang

Dapat mengakses aktifitas lihat pada daftar, edit dan hapus semua transaksi yang hanya dibuat User itu sendiri.

  • User tanpa cabang dan tanpa izin akses cabang

Dapat mengakses aktifitas lihat pada daftar, edit dan hapus semua transaksi yang dibuat setiap User, Supervisor dan Administrator tanpa cabang.

 


 

Langkah-langkah untuk mengaktifkan fitur EABT pada program EAS3 adalah sebagai berikut:

  1. Pilih menu Alat Bantu lalu klik Preferensi
  1. Pilih Fitur lalu centang pilihan Aktifkan EABT (Exclusive Access for Branch Transaction) dan Gunakan kode transaksi per User.
  2. Setelah fitur EABT (Exclusive Access for Branch Transaction) diaktifkan, pengaturan cabang (branch) di Master Data telah tersedia.
  3. Pilih menu Daftar, pilih Master Data lalu klik Cabang.
  4. Daftarkan nama cabang yang akan disertakan ke dalam sistem. Klik baru, masukkan kode cabang dan nama cabang, lalu klik Simpan dan Keluar.Setelah cabang telah didaftarkan, maka cabang dapat digunakan kepada masing-masing user atau pengguna di daftar user atau pengguna.
  5.  Pilih Menu utama, pilih pengguna lalu klik Tambah Pengguna.Terdapat 3 level pengguna, yaitu : Administrator, Supervisor dan User
    1. Administrator

    Administrator adalah level yang paling tinggi, semua aktifitas yang tersedia dapat dilakukan dan termasuk aktifitas dan kontrol terhadap semua cabang, jadi tidak ada pengaturan cabang di level ini, hanya ada penambahan kode transaksi untuk keperluan transaksi yang dilakukan oleh pengguna level Administrator.

    2.  Supervisor

    Supervisor adalah level dibawah Administrator dan diatas User. Aktifitas di level ini dapat dibatasi dan pengaturan cabang dapat ditentukan beserta kode transaksi-nya.

    3.  User

    User adalah level yang paling bawah. Aktifitas di level ini dapat dibatasi dan pengaturan cabang dapat ditentukan beserta kode transaksi-nya. Terdapat lagi pembatasan di dalam fitur EABT, yaitu izinkan akses transaksi cabang di setiap aktifitas modul-modul di dalam

  6. Klik tombol Baru untuk membuat user atau pengguna baru.
  7. Aktivasi fitur EABT telah selesai sampai dengan pendaftaran user atau pengguna baru yang disertakan dengan cabang dan kode transaksi masing-masing. Semua cabang dan rinci nya dapat dilihat kembali di daftar cabang.
Pilih menu Daftar, pilih Master Data lalu klik Cabang.

Keterangan pada gambar diatas adalah tampilan pada daftar Cabang secara rinci setelah semua user atau pengguna telah didaftarkan.

Jika di klik cabang Jakarta, maka sebelah kanan di daftar pengguna-nya akan menampilkan pengguna di cabang Jakarta, begitu juga jika klik cabang Bandung, maka akan menampilkan pengguna di cabang Bandung.

Jika user atau pengguna yang tidak mempunyai cabang, akan ditampilkan pada bagian kolom daftar pengguna induk.

Tutorial EABT (Exclusive Access for Branch Transaction)

 

— Cabang Jakarta (JKT)

Ket :

Sesuaikan hak akses masing-masing pengguna dengan memperhatikan Masuk Sebagai (untuk login), Nama, Level Pengguna, Cabang, Kode Transaksi (Cabang), Kata Sandi, Modul-modul yang diberikan hak akses dan Izinkan Akses Transaksi Cabang.

 

— Cabang Semarang (SMG)

. . .

Input Sales Invoice oleh pengguna : Admin Jakarta – 2

 

Ket :

Saat membuat Sales Invoice oleh Admin Jakarta – 2, nampak nomor kode otomatis “ADM-JKT2” disambung dengan kode Sales Invoice-nya.

 

— Daftar Sales Invoice oleh Admin Jakarta – 2

Ket :

Daftar Sales Invoice menampilkan transaksi yang dibuat oleh Admin Jakarta – 2, sesuai dengan hak akses yang diberikan, daftar yang ditampilkan hanya transaksi yang dibuat oleh Admin Jakarta – 2 dan semua transaksi yang se-cabang, karena juga diberikan “Izinkan Transaksi Cabang”. Transaksi yang tidak dapat ditampilkan adalah transaksi yang dibuat oleh Administrator dan pengguna dengan cabang yang berbeda.

 

— Daftar Sales Invoice oleh Admin Semarang – 2

Ket :

Daftar Sales Invoice tidak menampilkan transaksi, walaupun ada transaksi Sales Invoice yang dibuat dibuat oleh Admin Jakarta – 2. Daftar tidak ditampilkan karena Admin Semarang – 2 dan Admin Jakarta – 2 berbeda cabangnya.

 

— Daftar Sales Invoice oleh Administrator

 

Ket :

Daftar Sales Invoice menampilkan semua transaksi yang dibuat oleh semua pengguna karena Administrator adalah tingkatan yang paling tinggi hak aksesnya.

 

. . .